“Monggo” Ke Jalan Utankayu

Sejumlah berita sudah mengudara melalui Kabar Baru KBR68H. Sampai sore peristiwa baru, terus bermunculan. Terus dicari kebaruannya.

Tiba-tiba, mata berkunang-kunang. Perut menjerit-jerit minta diisi. Pantas saja sejak tadi, dari semua berita yang sudah dikemas, masih terasa kurang melulu.

Terlintas ingat di Jalan Utankayu, rumah makan bebek goreng baru dibuka. Menggelitik untuk dicoba.

Beberapa kali melintas dengan sepeda motor, rumah makan terasa tak jauh dari kantor. Tapi bila menuju ke sana dari kantor, bisa bikin tumit lemas. Ditambah lagi energi sudah habis. Tapi, apa lacur. Demi rasa penasaran, dan perut yang menjerit-jerit langkah pun ditempuh.

Dari jarak 20 meter, plang berwarna kuning dengan gambar 2 ekor bebek sudah tampak. Di situ ditulis, “Bebek Goreng Kremes : ‘MONGGO'”. Pelataran cukup bersih dan pengunjungnya cukup ramai.

Kebetulan hari ini tersedia beberapa paket hemat “Monggo”. Langsung pilih paket hemat 2: Nasi, Bebek Goreng, Sayur Asem, tahu/tempe, plus es teh.

Sepuluh menit menunggu, terasa lama. Perut keroncongan ditambah energi yang sudah habis untuk jalan kaki ke rumah makan ini.

Akhirnya datang juga…

Paha bebek goreng cokelat kehitaman, panas menghembuskan aroma daging dan campuran bumbu ungkep. Sementara, di bawah paha bebek goreng, terdapat pasir terigu bercampur dengan sambal ijo. Selain itu, sambal merah dan asinan mangga parut melengkapi hiasan di atas piring beralas daun pisang.

Paha itu saya cubit pelan, dan mulai mengeluarkan asap tipis. Aroma bumbu makin menguap tersedot ke dalam lubang hidung.

Sekobet daging di antara telunjuk dan jempol memulai makan sore yang lahap. Rasanya cukup lumayan. Apalagi bila daging dimakan sekaligus bersama pasir terigu yang dicampur dengan asinan mangga. Rasa bumbu yang berkompilasi satu sama lain. Bawang putih, ketumbar, cabe, kunyit dsb. Kombinasi yang pas untuk melepas rasa lapar di sore hari.

Sayur asem juga cukup gurih, meski tersaji kurang panas. Nasinya enak, seperti dimasak di rumah.

Ya, tempat ini boleh deh jadi rekomendasi tempat makan enak di Jalan Utankayu. Kapan-kapan bila ada yang ingin traktir, jangan lupa beritahu saya yah. Hehe

Lima menit makanan itu ludes di hadapan. Seorang Bapak yang menggendong anaknya, terkesima. Cuma senyum yang bisa membalas rasa takjub itu. “Saya ini betulan lapar, Pak. Hihihi”

Nah, maaf bila tak menyajikan hasil gambar yang utuh dari kejadian hari ini. Betul. Saya sudah tak bisa berpikir untuk foto-foto sebelum makan.😀

Tulang, Batang Jagung, Tissu :D

Tulang, Batang Jagung, Tissu😀

Salam Damai dari Timur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: