Sastra Welang Monologue Awards 2011

SAWMA – SASTRA WELANG MONOLOGUE AWARDS 2011 DIGELAR!

SAWMA ( Sastra Welang Monologue Awards ) digelar untuk pertamakalinya oleh

Teater Sastra Welang yang didukung oleh Balai Bahasa Provinsi Bali dan Bentara

Budaya Bali. SAWMA, sebuah perayaan festival monolog yang direncanakan digelar

setiap tahun ini melibatkan komunitas teater umum, teater kampus, maupun teater

SMA yang ada di Bali. SAWMA diharap mampu menjadi salah satu media alternatif

para pekerja seni pertunjukan untuk dapat berkreasi dalam seni pemanggungan

monolog. SAWMA 2011 menampilkan 18 kelompok dari 16 group teater yang ada di

Bali. Dengan memainkan naskah – naskah monolog yang sudah ditentukan oleh

panitia, tentunya dengan pertimbangan bobot naskah yang teruji, kandungan naskah

yang sarat akan pesan – pesan moral dan humanis. Kesepuluh naskah pilihan yang

disiapkan panitia untuk dipilih oleh peserta penampil tahun ini adalah Surat

Kepada Setan ( Putu Wijaya ), Balada Sumarah ( Tentrem Lestari ), Kucing Hitam (

Edgar Alan Poe ), Kasir Kita ( Arifin C Noer ), Aut ( Putu Wijaya ) , Masmirah

( Arthur S Nalan ), Tolong ( Nano Riantiarno ), Monolog Topeng ( Rachman Sabur

), Bahaya Racun Tembakau ( Anton Chekov , adaptasi Cok Sawitri) dan Marsinah

Menggugat ( Ratna Sarumpaet )

Dalam penyelenggaraan SAWMA 2011, dewan juri akan bekerja keras menentukan siapa

yang berhak menerima penghargaan piala SAWMA untuk kategori aktor terbaik,

aktris terbaik, sutradara terbaik, penata musik terbaik , penata artistik

terbaik dan pementasan terbaik. Selain mendapatkan hadiah uang tunai, peserta

yang masuk nominasi akan mendapatkan paket buku – buku sastra karya sastrawan

Indonesia, diantaranya Oka Rusmini, Frans Nadjira, Cok Sawitri, Agus R Sarjono,

Hanna Fransisca, Wayan Sunarta, Putu Bawa Samar Gantang, Nana Sastrawan, Wa Ode

Wulan Ratna, Made Sugianto dll, juga album solo penyanyi Ayu Laksmi bertajuk

Svara Semesta akan dibagikan kepada tiap pemenang. Tahun ini yang didaulat

menjadi dewan juri SAWMA adalah Cok Sawitri, Putu Satria Kusuma dan Moch Satrio

Welang. Mereka akan menentukan lima nominator dalam masing – masing kategori.

Para peserta SAWMA 2011 adalah komunitas teater umum, teater kampus maupun

teater SMA di Bali yang sebelumnya telah mengajukan aplikasi pendaftaran

festival kepada panitia. Ke 18 monologer yang tampil tahun ini adalah Velinda

Arista Putri ( Teater Orok Udayana ), Lisna Effendi ( Kelompok 108 – umum),

Linda Trisnayanti ( Teater Orok Udayana ) , Maulana Putra Dandiasri ( Teater

Kini Berseri – Umum) , Benny Dippo Pratama ( Teater Kini Berseri – Umum), Putu

Raditya Pandet ( Komunitas Mata – Umum ), Ferry Bhatthara ( Komunitas Lensa

Merah – ISI Denpasar) , Megawati Rosalio Putri ( Teater Tiga – SMAN 3 Dps )

,Sofia ( Theatre of Human – SMK Harapan) , Rosdiana Effendi ( Teater Topeng –

SMAN 2 Dps ), Zayd Rifqy Zulqarnayn ( Teater Angin – SMAN 1 Dps) , Didi Saputra

( Teater Merah – Umum) , Dwi Larashati ( Teater Ombak – SMAN 1Kuta Utara) ,

Nanda Wahyu Saputra ( Teater Teras – SMAN 1 Kuta), Heri Windi Anggara ( Teater

LAH 24 – umum), Lydia Damara Raj Suweda ( Teater Antariksa – SMAN 7 Dps ),

Andre Tanjaya ( Teater La Jose – SMAK Santo Yoseph ) dan Isnah Nur Bintari (

umum)

SAWMA 2011 secara resmi digelar selama tiga hari di dua lokasi yang berbeda

yakni pada hari Sabtu – Minggu, 28 – 29 Mei 2011 di Balai Bahasa Provinsi Bali

, yang setiap hari menampilkan sembilan pertunjukan, dimulai dari pukul 10 pagi

hingga pukul 5 sore. Malam puncaknya akan digelar di Bentara Budaya Bali pada

hari Selasa, 31 Mei 2011 pukul 6 sore yang menampilkan para seniman – seniman

papan atas di Bali diantaranya Abu Bakar, Cok Sawitri, Nyoman Sura, Pranita

Dewi,Teater Mimba, Komunitas Sahaja , Dewi Rejeki dll.

Malam Puncak Penganugerahan SAWMA 2011 menampilkan pementasan utama yakni

pementasan Monolog Cok Sawitri yang membawakan naskah Bahaya Racun Tembakau. Cok

Sawitri mengadaptasi naskah karya Anton Chekov tersebut dalam sebuah

pemanggungan improvisasi pementasan Arja Satu. Disini akan kita saksikan

kepiawaian Cok Sawitri dalam panggung Monolog yang sebelumnya tampil dalam

pentas – pentas monolog nasional maupun international di antaranya Monolog Aku

Bukan Perempuan Lagi ( 2004 ) dalam Pesta Monolog Dewan Kesenian Jakarta di

Taman Ismail Marzuki. Cok Sawitri sempat berkolaborasi dengan Dean Moss dari New

York dalam acara Dance Theater. Selain aktivis teater, Cok juga menulis artikel,

puisi, cerita pendek dan novel. Karya-karya pertunjukannya antara lain Meditasi

Rahim, Pembelaan Dirah, Permainan Gelap Terang, Puitika Melamar Tuhan, Aku

Bukan Perempuan Lagi, dan lain-lain. Pada tahun 2010, Cok Sawitri mementaskan

Percakapan Sunya Nirvana di Ubud Writers And Readers Festival. Novelnya Janda

Dari Jirah (2007)danSutasoma (2009). Ia menerima Anugerah Dharmawangsa tahun

2010.

Malam Penganugrahan Seni SAWMA 2011 juga memberikan penghargaan tertinggi yakni

Lifetime Achievement Awards kepada Bapak Abu Bakar atas pengabdian seumur hidup

di bidang teater. Bahkan salah seorang pesohor sastra , Umbu Landu Paranggi

sempat mengatakan bahwa Abu Bakar adalah Mbahnya Monolog di Bali. Dalam malam

puncak tersebut, akan diputar slide perjalanan panjang Bapak Abu Bakar di dunia

teater modern di Bali yang dimulai sejak tahun 1964. Abu Bakar lahir di

Denpasar, 1 Januari 1944. Pendiri Teater Poliklinik ini sudah puluhan tahun

mendedikasikan hidupnya untuk seni pertunjukan, sastra dan film. Karya-karyanya

antara lain Wanita Batu (Monolog, 2006), Bali Menangis (sinetron, 2004), Komedi

Hitam, dll. Bersama kelompok teater dari Perancis pentas keliling Indonesia

membawakan naskah Mayora (1980). Tahun 1990, berkolaborasi dengan Ikranegara

mengadakan pertunjukan Berani-Beraninya Menunggu Godot.di Amerika. Menulis

puisi, cerpen, novel dan skenario film, di antaranya Tuhanku Kupu-kupu (Cerpen),

Lukamu Dukaku (sinetron, 1993), Surat Cinta (cerpen), Menunggu (novel), dan lain

sebagainya.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Bali, Bapak C. Ruddyanto menyampaikan

kegembiraannya atas penyelenggaraan SAWMA 2011, disela – sela kesibukannya

beliau mengatakan, “ SAWMA merupakan bukti kelesuan sastra tidak perlu berlarut.

Dia diharapkan akan menjadi salah satu tungku gairah yang terus membara, tidak

sekadar menjadi tempat calon pesastra berdiang,tetapi juga ajang mengolah karsa

menjadi karya. Walaupun bidang kiprahnya Monolog, SAWMA sendiri adalah dialog

yang pantas bersambut untuk memetakan kehidupan sastra yang merayakan

kemanusiaan kita. “

Hal senada juga disampaikan oleh penyair Bali, Warih Wisatsana, “Setiap upaya

mengembangkan kehidupan kreatif, harus diapresiasi dan dihargai. Kita perlu

ruang kreasi yang sehat, dimana anak muda meneguhkan pilihan masa depannya serta

belajar membangun kebersamaan.”

Untuk Info Lebih Lanjut

Moch Satrio Welang (081 916 384 162)

———————————————————-

JADWAL PEMENTASAN SAWMA 2011

HARI PERTAMA

Hari/ Tgl : Sabtu, 28 MEI 2011

Waktu : 10.00 pagi – selesai

Tempat : BALAI BAHASA PROVINSI BALI

Jl. Trengguli 1/20 Tembau Denpasar

1. KOMUNITAS LENSA MERAH – ISI DENPASAR

Aktor : Ferry Bhattara / Sutradara : Ferry Bhattara

Naskah : Aut / Karya : Putu Wijaya

2. TEATER TIGA – SMAN 3 DENPASAR

Aktor : Megawati Rosalio Putri / Sutradara : Yurika Ari Mahayuni

Naskah : Marsinah Menggugat / Karya : Ratna Sarumpaet

3. KELOMPOK 108 – UMUM

Aktor : Lisna Effendi / Sutradara : Dedi Dwiyanto

Naskah : Masmirah / Karya : Arthur S Nalan

4. TEATER OROK – UNIVERSITAS UDAYANA

Aktor : Linda Arista Putri / Sutradara : Andika Pratama

Naskah : Marsinah Menggugat / Karya : Ratna Sarumpaet

5. TEATER OMBAK – SMAN 1 KUTA UTARA

Aktor : Dwi Larashati / Sutradara : Agus Purwanto

Naskah : Tolong /Karya : Nano Riantiarno

6. THEATER OF HUMAN – SMK HARAPAN DENPASAR

Aktor : Sofia / Sutradara : Mudita Pangestu

Naskah : Balada Sumarah / Karya : Tentrem Lestari

7. TEATER TOPENG – SMAN 2 DENPASAR

Aktor : Rosdiana Effendi / Sutradara : Maureen Tyas Lestari

Naskah : Masmirah / Karya : Arthur S Nalan

8. TEATER TERAS – SMAN 1 KUTA

Aktor : Nanda Wahyu Saputra / Sutradara : Afif Mahfudz

Naskah : Surat Kepada Setan / Karya : Putu Wijaya

9. KOMUNITAS MATA – UMUM

Aktor : Raditya Pandet / Sutradara : Raditya Pandet

Naskah : Aut / Karya : Putu Wijaya

HARI KEDUA

Hari / Tgl : Minggu, 29 MEI 2011

Waktu : 10.00 pagi – selesai

Tempat : BALAI BAHASA PROVINSI BALI

Jl. Trengguli Tembau Denpasar

1. TEATER LA JOSE – SMK SANTO YOSEPH DENPASAR

Aktor : Andre Tanjaya / Sutradara : I Komang Agus Putra Paramartha

Naskah : Kucing Hitam / Karya : Edgar Alan Poe

2. TEATERLAH 24 – UMUM

Aktor : Heri Windi Anggara / Sutradara : Dadi Reza Pujiadi

Naskah : Kasir Kita / Karya : Arifin C Noer

3. ISNAH NUR BINTARI – UMUM

Aktor : Isnah Nur Bintari / Sutradara : Isnah Nur Bintari

Naskah : Masmirah / Karya : Arthur S Nalan

4. TEATER KINI BERSERI – UMUM

Aktor : Benny Dippo Pratama / Sutradara : Indra Parusha

Naskah : Surat Kepada Setan / Karya : Putu Wijaya

5. TEATER OROK – UNIVERSITAS UDAYANA

Aktor : Linda Trisnayanti / Sutradara : Sri Prami Utami

Naskah : Balada Sumarah / Karya : Tentrem Lestari

6. TEATER KINI BERSERI – UMUM

Aktor : Maulana Putra Dandiasri / Sutradara : Indra Purnama

Naskah : Kasir Kita / Karya : Arifin C Noer

7. TEATER ANTARIKSA – SMAN 7 DENPASAR

Aktor : Lydia Damara Raj Suweda / Sutradara : Aulia Erzha Putri

Naskah : Tolong / Karya : Nano Riantiarno

8. TEATER ANGIN – SMAN 1 DENPASAR

Aktor : Zayd Rifqi Dzulqarnayn / Sutradara : Wulan Dewi Saraswati

Naskah : Bahaya Racun Tembakau

Karya : Anton Chekov , Adaptasi Cok Sawitri

9. TEATER MERAH – UMUM

Aktor : Didi Saputra / Sutradara : Novi Dwijayanti

Naskah : Surat Kepada Setan / Karya : Putu Wijaya

MALAM PENGANUGERAHAN ( AWARDING NIGHT )

SELASA – 31 MEI 2011

BENTARA BUDAYA BALI

JL.Profesor Ida Bagus Mantra Ketewel

Abu Bakar – Lifetime Achievement Awards

Cok Sawitri – Monologue Bahaya Racun Tembakau

Nyoman Sura – Contemporary Dance ‘Circle Of Life’

Pranita Dewi – Poetry Reading ‘ Pelacur Para Dewa’

Teater Mimba ( Muda Wijaya ) – Performing Art ‘Kalimah Nangroe’

Putu Rastiti – Ketut Sudiani – Poetry Reading

Made Purnamasari – Poetry Reading

Dewi Rejeki feat Mata – Mata Orchestra

LV C&C Models on SHOPisticated – Art Ethnic Fashion Show

Garespha HipHop

Nosstress Blues / Jazz Acoustic

Awards Presenters:

Indra Parusha – Frischa Aswarini

Muda Wijaya – Yuanita Ramadani

Joan Valentina – Bayu Mahardika

Dadi Reza Pujiadi – Novi Dwijayanti

Pranita Dewi – Isnah Nur Bintari

Cok Sawitri – Putu Satria Kusuma

Awards Host: Moch Satrio Welang

Salam Damai dari Timur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: