Rilis SETARA Institute: Hakim Tidak Independen, Komisi Yudisial Harus Pantau Sidang Penyerangan Cikeusik

Siaran Pers SETARA Institute, 8 Juni 2011

Deden Sujana, salah satu terdakwa yang secara sewenang-wenang diajukan ke pengadilan dalam kasus penyerangan Jemaat Ahmadiyah Cikeusik, di dakwa 6 tahun penjara, dengan jerat pasal berlapis. Deden dijerat dengan Pasal 160 KUHP soal penghasutan, Pasal 212 KUHP soal melawan petugas, dan Pasal 315 soal penganiayaan ringan.

“Dakwaan terhadap Deden jelas berlebihan dan harus ditolak. Ini bentuk pengaburan peristiwa yang sesungguhnya terjadi. Kepolisian dan Kejaksaan sengaja mengkonstruksi peristiwa penyerangan Jemaat Ahmadiyah Cikeusik sebagai kerusuhan antarkedua kelompok, bukan penyerangan. Padahal fakta-fakta di lapangan menunjukkan bahwa peristiwa Cikeusik jelas merupakan bentuk penyerangan”.

Deden merupakan korban kriminalisasi, reviktimisasi, yang dilakukan oleh Polri untuk menutupi kegagalan Polri memberikan perlindungan terhadap Jemaat Ahmadiyah Cikeusik. Kasus Cikeusik harus dipandang sebagai bentuk kegagalan negara dalam melindungi warga negara dari penyerangan kelompok-kelompok radikal.
Dalam berbagai persidangan Deden juga mengalami intimidasi serius dari para hakim, khususnya Hakim Pinta Uli BR. Tarigan. Pada sidang tanggal 31 Mei 2011 lalu misalnya, Hakim Uli bertindak sangat tidak imparsial dan tidak independen, sebagaimana layaknya hakim. Ancaman verbal dan pertanyaan-pertanyaan yang mengarahkan serta memojokkan terdakwa adalah tindakan tidak profesional dan tidak independen dari seorang hakim. Patut diduga pelanggaran kode etik telah terjadi dalam sidang kasus ini.
“Kasus Cikeusik yang mengundang perhatian internasional dan mencoreng wajah hukum dan hak asasi manusia Indonesia tidak bisa diserahkan pada pengadilan sesat sebagaimana yang diperagakan hakim Uli”.
Komisi Yudisial harus memonitor sidang ini dan memeriksa Hakim Pinta Uli BR. Tarigan ini, karena telah merusak sistem pemeriksaan di pengadilan dan mencoreng wajah pengadilan Indonesia.

Salam Damai dari Timur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: