Wajah Lugu yang Terbuang

Bayi TKI

Bayi TKI

Tawa lepas bayi-bayi mungil mengisi kekosongan ruang dingin. Sesekali mereka memukul-mukul mainan bola, atau benda apa saja di sekitar. Mata lincah menangkap sesuatu yang baru. Bayi, ya bayi. Murni dari kosong, dibuang karena dianggap haram.

Dari rahim gelap, lahir untuk bertanya: siapa penciptaku? Apa salahku menghirup udara kehidupan? Kenapa dicampakkan dari kenyataan. Bayiku bayi yang lahir dengan tanda tanya di kepala, di kaki, dan di lidah.

Bertanya siapa orangtua. Bertanya siapa diriku. Bertanya, selalu bertanya.

Politik itu rimba belukar. Gelap dan mengancam. Bayiku kebal belukar. Dia kosong tanpa isi. Isi tanpa kekosongan.

Berteriaklah lantang tantang hidup kelam. Pukul kecongkakan. Selami cinta. Bayi, ya bayi.

Salam Damai dari Timur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: